7 Pelajaran Berharga Dari 1000 Startup Digital Ignition 1 Jakarta Second Wave

PESERTA IGNITION 1 JAKARTA SECOND WAVE – GERAKAN NASIONAL 1000 STARTUP DIGITAL | LINDA CHAN/RECAP | SOURCE

Artikel ini adalah cerita mengenai pemahaman saya atas topik-topik yang dibahas pada acara 1000 Startup Digital Ignition 1 Jakarta Second Wave.

Akan dirangkum kedalam 7 poin (1 poin di 1 sesi) beserta kutipan favorit yang dirasa paling penting dan esensial, ini dia..

 

1. Majunya Suatu Negara Adalah Tanggung Jawab Kita, Iya Kita.

Pembicara : Lis Sutjiati (Strategy Advisor and Performance Improvement Consultant)

Ibu Lis Sutjiati meyakinkan peserta yang hadir bahwa Indonesia BISA Menjadi The Digital Energy of Asia di tahun 2020. Dengan strategi-strategi komperhensif dari 11 kementerian yang duduk bersama, juga strategi yang bisa kita tiru dari Tiongkok yang mengungguli Amerika dalam beberapa tahun terakhir DAN dengan syarat kita semua harus sadar kalau majunya suatu negara adalah tanggung jawab kita bersama.

Dari dulu kita disebut negara dengan potensi yang tinggi… Potensi ini.. Potensi itu.. Gak muak apa disebut potensi terus? AYO BUKTIKAN, INDONESIA LEBIH DARI SEKEDAR POTENSI!

Kalo kamu merasa ada sesuatu yang salah, lalu kamu kesal akan sesuatu tersebut, tapi orang-orang disekitarmu tidak ada yang peduli, itu tandanya, kamu dilahirkan untuk mengatasinya.

 

2. Emang Duit Doang Bisa Bikin Kita Kaya? Jangan Cuma Mikirin Duit!

Pembicara : Yansen Kamto (CEO – Kibar.id)

Jika orientasi kita cuma uang, kita mungkin bisa kaya harta, tapi hati kita tidak mungkin kaya, dan mohon maaf, kita adalah makhluk egois. Ingat! majunya negeri ini adalah tanggung jawab kita bersama!

Pikirkan sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri, sesuatu yang berdampak pada Indonesia dan dunia, pikirkan solusi dari suatu masalah, uang pasti akan mengikuti!

Ada masalah yang sulit sekali pemecahannya. Ada masalah yang sudah ada solusinya, TAPI, ada hal-hal yang kita tidak sadar bahwa itu adalah suatu masalah, dan hal-hal tersebut ternyata banyak, kita dituntut peka untuk melihat masalah tersebut dan menemukan solusinya melalui teknologi.

Ditahap kita mencari solusi atau membangun sebuah produk, kita akan menemukan banyak sekali kegagalan, kesakitan dan rasa pahit, bagaimanapun, kita harus maju terus, karena memang seharusnya sulit, tidak ada yang sekali coba langsung berhasil. Fail fast, fail forward.

Coba buka gadget loe masing-masing, lihat apps yang loe install, buatan mana itu? loe kira mereka harus punya kantor di Indonesia? Enggak! Men, Kalo loe cuma mikirin duit, atau target loe cuma pengen punya penghasilan 50 juta sebulan, loe ternak lele aja.

 

3. Belajar & Berkembang Tidak Ada Batasnya

Pembicara : Willix Halim (COO – Bukalapak.com)

Bapak Willix membeberkan strategi growth Bukalapak dan bagaimana seorang entrepreneur harus terus berkembang di ketatnya persaingan, dari sisi marketing, itu berarti kita harus terus update channel relevant dan memiliki ROI (Return on Investment) yang tinggi, DAN INGAT! SELALU UKUR SEMUANYA.

Saya agak heran dengan kebiasaan bakar-bakar duit startup di Indonesia, karena Startup di Australia rata-rata adalah bootstrap (didanai secara pribadi) termasuk tempat saya bekerja dulu (freelancer.com), selalu ingat ini, pengeluaran harus lebih kecil daripada pemasukan.

 

4. Kalau Diresapi, Teknologi Ternyata Merubah Cara Kita Hidup

Pembicara : Mikhael Gaery Undarsa (Co-Founder / CCO – Tiket.com)

Dulu tukang ojek harus selalu ada di pangkalan agar dapat penumpang, sekarang lebih fleksibel, mereka bisa bermain dengan anaknya dirumah, jika ada penumpang, baru mereka pergi, bahasa ngetrend nya adalah, sharing economy.

Dulu kalau mau pergi keluar kota susah sekali cari infonya, siapa yang tau cara pergi dari Medan ke Boyolali? naek apa, transit dimana.. Sekarang gak seperti itu..

 

5. Solusi Berlandaskan Teknologi Dapat Menyentuh Hampir Semua Sektor Kehidupan, Termasuk Keuangan

Pembicara :

Di sesi panel ini, kita sadar bahwa banyak sekali lini kehidupan yang bisa dibantu oleh teknologi.

 

6. Siap Membangun Sesuatu, Kita Juga Harus Siap Jatuh

Pembicara : Ario Tamat (CEO Wooz.in)

Pada perjalanan kalian membangun startup, kalian akan menemui banyak rintangan, mulai dari Co-Founder yang gak ada kabar, sampe client yang lupa bayar, tapi disitulah waktu kalian diuji, seberapa kuat kalian menjadi seorang entrepreneur

 

7. Kecuali Tuhan YME, Yang Sempurna Itu Gak Ada

Pembicara : Prasetyo Andy Wicaksono (Head of IT Development – Jakarta Smart City)

Mas Prasetyo Andy mengajarkan teknik untuk menguji suatu ide, dan tahap-tahap membangun sebuah produk mulai dari MVP (mimimum viable product).

MINIMUM VIABLE PRODUCT | SOURCE

Kalau kalian mengejar produk yang sempurna, sampai kapanpun kalian tidak akan launching, saya punya teman yang padahal produknya sudah bagus, tapi hingga saat ini masih versi beta, padahal sudah 5 tahun.

Itulah 7 poin yang masih melekat di benak saya sampai sekarang.

Semoga bermanfaat 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *